Hak Cipta © 2015-2017 Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
SIARAN PERS
Wujudkan Pelaksanaan Revolusi Mental Untuk Indonesia Ramah

Gerakan menuju Indonesia ramah merupakan tema yang di angkat pada acara Sosialisasi Gerakan Indonesia Ramah Tahun 2017 Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar se-Sumatera Barat yang di buka secara resmi oleh Wakil gubernur Sumatera Barat, Drs. H. Nasrul Abit Dt. Malintang Panai di Ibis Hotel Padang.

Salah satu gerakan untuk mewujudkan program revolusi mental di bidang Indonesia melayani ini, hadir dalam kesempatan itu, Direktur Satpol PP dan Linmas Kementerian Dalam Negeri, Sekretaris Satpol PP dan Damkar Prov Sumbar dan peserta Satpol PP  Kab/Kota se-Sumatera Barat yang berjumlah 50 orang.

Wagub dalam sambutannya mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada yang hadir, karena diantara jadwal kegiatan yang padat di daerah masing-masing masih dapat meluangkan waktu untuk datang.

"Inilah semangat KORPS yang harus terus kita tumbuh kembangkan bersama, karena kesamaan profesi walaupun berbeda daerah, tetapi mempunyai tujuan yang sama yaitu sebagai garda terdepan didaerah dalam menegakkan peraturan daerah dan menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, semoga kehadiran saudara dapat memberi manfaat bagi pencapaian Sosialisasi Gerakan Indonesia Ramah," ujar Wagub.

Secara definitif revolusi mental adalah suatu gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia agar menjadi manusia baru yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali dan berjiwa api yang menyala-nyala. 

" inilah gagasan revolusi mental yang pertama kali di lontarkan sejak kemerdekaan RI," seru Wagub.

Salah satu kegiatan dengan cara menjalin kemitraan bersama masyarakat dengan membentuk Kader Siaga Trantib (KST) yang merupakan kepanjangan tangan Satuan Polisi Pamong Praja kabupaten/kota guna mengatasi persoalan berkaitan dengan penegakan peraturan daerah penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat untuk terciptanya Indonesia tertib. 

Secara filosofi keberadaan Satuan Polisi Pamong Praja merupakan tangan kanan Kepala Daerah karena setiap kegiatan pembangunan didaerah mustahil terlaksana apabila kondisi tertib dan tentram belum tercapai.

Diakhir sambutannya Wagub mengatakan, "saya tekankan kepada peserta sosialisasi yaitu, kepada Kepala Satpol PP Kab/kota yang hadir pada kegiatan ini yaitu agar saudara dapat mengerahkan seluruh kemampuan, daya dan upaya dalam memberikan saran dan masukan. Saya ingatkan pula kepada saudara bahwa ada tugas berat yang ada menyandar di pundak saudara sekalian, oleh karena itu melalui sosialisasi ini di harapkan dapat di jadikan sebagai dasar perumusan kebijakan dalam upaya mewujudkan keamanan, ketenteraman serta kenyamanan di Sumatera Barat." Pungkanya. [Ar/dbs]

 Sumber foto : sumbarprov.go.id

0
0
3
Bagaimana Tanggapanmu ?
0 Tanggapan