Hak Cipta © 2015-2017 Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
SIARAN PERS
Salut! Serda Giman Berantas Buta Huruf Di Lingkungan Anak Rimba

Sersan dua (serda) Giman, seorang anggota TNI secara sukarela mengajar baca dan tulis kepada sejumlah anak rimba atau anak suku dalam di Kabupaten Batanghari, Jambi. Dengan menggunakan alat tulis sederhana, ia berupaya untuk mengajarkan baca tulis kepada anak-anak rimba, kawasan di tempat terbuka pun menjadi ruang kelas mereka. kegiatan yang menjadi salah satu cerminan Indonesia melayani ini telah dilakoninya sejak 2 tahun terakhir.

Dengan penuh kesabaran dan ketelatenan ditengah kesibukannya sebagai anggota Babinsa Koramil 415-03 Muara Tembesi, Kodim 0415/BT. Serda Giman, harus melewati jalan terjal dan hutan liar demi bisa bertemu dengan murid-muridnya dalam kegiatan belajar - mengajar. Tak jarang ia harus meninggalkan sepeda motornya dan berjalan kaki karena medan yang sulit.

Sebelum mengajarkan baca tulis, ia harus memutar otak untuk bisa menarik perhatian anak-anak Suku Dalam. Salah satu cara yang sering Serda Giman lakukan adalah dengan membagikan makanan ringan kepada anak-anak. Cara ini terbilang ampuh supaya anak-anak tersebut mau mengikuti pelajaran. Maklum saja, anak-anak tersebut sudah hidup turun menurun di dalam hutan. Sehingga mereka sulit untuk menerima keberadaan orang asing.

Selain karena sulitnya medan, salah satu hal yang sering menghambat aktivitas mengajarnya adalah hujan. Maklum saja, kelas Serda Giman hanya beralaskan rumput dan beratapkan daun.

“Terkadang jika cuaca tak mendukung atau turun hujan, perjalanan harus bertambah yang bisa dua jam perjalanan bisa mencapai empat jam, mengingat jalan kalau sudah turun hujan susah untuk dilewati karena berlumpur, terkadang harus menginap di pos Celter kalau tidak bisa keluar dari lokasi, ” ungkap pria kelahiran Wonogiri Jawa Tengah ini.


Dalam usahanya memberantas buta huruf di lingkungan anak rimba, Serda Giman harus menempuh suka duka, untuk bisa memenuhi kebutuhan dalam mengajar baca tulis untuk anak rimba, Serda Giman, terkadang harus membeli buku –buku bekas yang mendapat suport dari komandan kodim 0415/BTH Letkol Inf Denny Noviandi.

“Pendekatan emosional, canda tawa, kunci utama untuk mendekatkan anak-anak rimba agar mau belajar baca tulis, demi anak rimba agar mampu mengenal baca tulis agar tidak tertingal dari anak-anak pada umumnya, memang sering terkendala para anak rimba sering tidak tidak pokus mengikuti pelajaran yang diberikan, “ tuturnya

Serda Giman mengaku terpanggil untuk mengajar karena prihatin melihat masih banyak anak rimba yang buta huruf.“saya ingin agar anak rimba juga memiliki semangat dan kesempatan belajar yang sama seperti anak – anak pada umumnya, yang bisa membaca dan menulis,” ujarnya di tayangan Selamat Pagi Indonesia (17/10).

Jerih payahnya kini berbuah hasil, kini anak rimba sudah pandai membaca dan menulis seperti anak – anak lain pada umumnya. [Ar/dbs]

 

Sumber foto: Bima Pratama/NET

0
0
14
Bagaimana Tanggapanmu ?
0 Tanggapan