Hak Cipta © 2015-2017 Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
SIARAN PERS
Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional Di KKP Tahun 2017

Memerangi korupsi merupakan pekerjaan rumah yang selalu menjadi beban bagi setiap presiden di negeri ini. Sejak peralihan orde lama menuju orde baru sampai sekarang, tugas berat tiap presiden adalah memerangi korupsi. Tidak heran jika Presiden Joko Widodo membuat gagasan revolusi mental yang menjadi solusi problem mental bangsa ini.

Jiwa pemimpin yang serakah dan tidak asketis, menjadikan noda hitam bagi negeri ini karena mereka menyalagunakan kepemimpinannya. Kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) yang menyeret nama-nama populer menjadi keresahan tersendiri. Apalagi, saat ini ada upaya pelemahan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang seharusnya dikuatkan.

Kasus-kasus korupsi seolah-olah seperti ritual tahunan bahkan bulanan. Berpuluh-puluh kasus timbul dan tenggelam di setiap minggunya dalam pemberitaan di media massa. Tidak hanya masalah hukum, namun korupsi juga menjadi tugas elemen pendidikan karena hal itu berkaitan dengan moralitas dan karakter bangsa. Sebab, sekejam apapun hukuman bagi koruptor, seperti pemiskinan, kebiri bahkan hukuman mati, namun jika mental bangsa masih korup, maka korupsi akan tetap tumbuh subur di negeri ini. Apalagi, mentalitas korup mendominasi para pejabat di negeri ini.

Gagasan pendidikan antikorupsi, kurikulum karakter, ternyata belum mempan membenahi mental korup. Pendidikan sebagai tabungan intelektual dan moral bangsa, seharusnya menjadi alat membentengi bangsa dari korupsi. Akan tetapi, merevolusi mental bangsa bukanlah pekerjaan mudah dan tidak bisa dilakukan dalam waktu cepat. Pendidikan antikorupsi belumlah gagal, melainkan butuh waktu untuk melahirkan generasi bangsa yang benar-benar bersih, yang memiliki sifat jujur, adil dan asketis yang menjadi perwujudtan Indonesia mandiri, Indonesia bersih (anti korupsi) dan Indonesia melayani.

Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) tahun 2017 yang jatuh pada tanggal 7 Desember, Kementerian Kelautan dan Perikanan menyelenggarakan Penyelenggaraan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) dengan tema “Ayo Kita Berantas Korupsi untuk Mewujudkan Masyarakat Kelautan dan Perikanan yang Sejahtera”, di Ballroom Gedung Mina Bahari III, Kantor KKP, Jakarta Pusat, pada Kamis, 7 Desember 2017.

Kegiatan ini akan dibuka oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan menghadirkan Pimpinan KPK Laode Muhammad Syarief sebagai keynote speaker. Kegiatan juga akan dilengkapi dengan diskusi panel bersama Ketua KPK 2010-1011 Busyro Muqoddas, Ketua Pukat UGM Zainal Arifin Mochtar, dan aktivis ICW Adnan Topan Husodo. [Ar]

 

Sumber foto : kkp.go.id

0
0
7
Bagaimana Tanggapanmu ?
0 Tanggapan