Hak Cipta © 2015-2017 Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
SIARAN PERS
Meski Guru SMA, Dr. Tuswadi Masuk Jajaran Ilmuwan Muda Indonesia

Dari kampung yang jauh dari hiruk pikuk dan publisitas, seorang guru dengan integritas serta etos kerja yang tinggi dan mengimplementasikan semangat Indonesia Mandiri yang diusung Gerakan Nasional Revolusi Mental, tengah merancang cita-cita tinggi membangun SDM unggul Tanah Air di waktu mendatang.

Dialah Dr. Tuswadi, guru Bahasa Inggris SMA N 1 Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah ini secara resmi terpilih dari 33 calon sebagai 10 anggota baru Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI), pada bulan November 2017. Meski hanya guru bahasa Inggris, tetapi gelar akademiknya mencapai doktor dan lulusan universitas terkenal di Jepang.

Mr. Tus, begitu ia akrab disapa, meski kesehariannya hanya guru di sekolah yang berada di daerah, sebagai akademisi sejati, prestasi Tuswadi di bidang riset dan publikasi terbilang menonjol.

Seperti diberitakan Brillio.net, publikasi hasil risetnya dalam kurun waktu 2012-2017 mencapai 6 buah di jurnal terakreditasi/internasional; melebihi capaian penelitian para dosen. Inovasi pembelajaran dan pendidikan yang dia hasilkan di sekolah juga tidak kalah banyak, menarik, dan menginspirasi banyak orang.

“Saya teramat bangga dan bersyukur, meski hanya berprofesi sebagai guru SMA mampu terpilih menjadi anggota ALMI yang nota bene didominasi oleh para doktor dan profesor dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset unggul di Indonesia. Menurut informasi yang saya baca, keberadaan ALMI bukan hanya ditujukan untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberi wadah bagi para ilmuwan untuk membangun sinergi dengan pemerintah, media massa, dan berbagai komunitas di Indonesia,” terangnya.

Dikutip dari laman Taksama.id, sebelumnya, tahun 2015 ketika masih tugas riset di Hiroshima University, Dr Tuswadi terpilih oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) yang didirikan oleh Profesor B.J Habibie, sebagai 40 ilmuwan muda dalam kegiatan The 2nd Indonesian Frontiers of Social Sciences and Humanities Symposium di Bogor; tahun 2016 dia menjadi wakil Indonesia di Japan Foundation Summer Institute di Kanagawa, Jepang bersama puluhan ilmuwan dari USA, Inggris, Jepang, dan negara Asia Tenggara.

Akademi Ilmuwan Muda Indonesia merupakan wadah bagi ilmuwan muda terkemuka Indonesia. ALMI merupakan badan otonom di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) yang didirikan untuk mendorong peran ilmuwan muda dalam memajukan ilmu pengetahuan dan budaya ilmiah unggul di Indonesia. Hingga 2017, ALMI beranggotakan 50 ilmuwan.

Kesepuluh ilmuwan anggota baru yang terpilih dijaring dari ratusan alumni berbagai rangkaian simposium ilmu pengetahuan garda depan yang diselenggarakan AIPI, yaitu Indonesian-American Kavli Frontiers of Science Simposia, Social Science and Humanity Symposia, dan Indonesian Frontiers of Social Sciences and Humanities Symposium.

Proses pemilihan berlangsung ketat, dengan memperhitungkan rekam jejak mereka di bidang keilmuannya, kualitas publikasi yang telah dihasilkan, serta berbagai prestasi lainnya. Dr. Tuswadi masuk ke dalam kelompok Sains dan Pendidikan yang bertugas membangun karakter bangsa unggul melalui ilmu pengetahuan. [Is]

Sumber: Brilio.net, Taksama.id

0
0
36
Bagaimana Tanggapanmu ?
0 Tanggapan