Hak Cipta © 2015-2017 Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
SIARAN PERS
Mahasiswa Diajak Marakkan Responsif Berkendara

Anak muda memegang peranan penting saat berkendara di jalan raya. Karena dari data yang ada di kepolisian, sebagian besar yang mengalami kecelakaan di jalan raya adalah anak-anak muda. Karena itu, tidak ada salahnya jika anak muda khususnya mahasiswa untuk terlibat dalam gerakan revolusi mental yang meng-kampanyekan aman berkendara sebagai wujud Indonesia Tertib.

Kampanye itu salah satunya digagas Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Selasa (28/11). Ini adalah kegiatan sosial edukatif yang digelar di ruang Amphitheater Lantai 3 Gedung Twin Tower UINSA dengan  tajuk Mahasiswa Indonesia Responsif Berkendara yang merupakan kerja bareng UINSA dengan Yayasan Astra Honda Motor (AHM). Dan ini adalah perdana di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa Timur.

“Yang lebih menarik adalah pada rangkaian acaranya di mana di dalamnya terdapat kampanye keselamatan berlalu lintas dan lomba Vlogger dengan tema serupa, didahului Coaching Clinic pemanfaatan  Kamera untuk menyuarakan gagasan bersama praktisi vlog berepurtasi, adapun rangkaian acara penutup rencananya dirilis pada bulan Pebruari 2018 nanti, berupa seminar, pemberian hadiah, dan rilis Commitment Bands (gelang komitmen pejuang berkendara),” ujar Ketua Panitia Helmi Umam.

Helmi Umam yang juga dosen Ushuludin ini juga menambahkan acara ini benar-benar mencoba untuk merangkai beberapa kegiatan mulai dari kampanye berkendara, kompetisi Vlogger dan pameran teknologi keselamatan serta dipadukan dengan demontrasi praktek keselamatan berkendara Safety Rinding in Practice-HTR melalui cara-cara yang disukai generasi muda jaman now.

Acara ini berjalan meriah dan tertib,  di buka oleh Zumrotul Mukaffa  selaku Wakil Rektor tepat pada jam 08.30 dengan melaunching gerakan komitmen berkendara di halaman parkir gedung Twin Towers, dilanjutkan dengan pengumuman kompetisi VLog mahasiswa se-surabaya ditandai dengan pembunyian klakson, pembunyian alat kesenian angklung, pemotongan tumpeng, dan tanda tangan komitmen.

“Harapan kami acara ini mampu meluaskan pengetahuan, aksi dijalan dan komitmen disiplin berkendara  anak-anak muda seperti kami sesuai, sesuai dengan tag line acara ini nglanggar agak mbois rek…!” ujar said salah satu peserta acara ini. [Ar/dbs]

 

Sumber foto : duta.co

0
0
7
Bagaimana Tanggapanmu ?
0 Tanggapan