Hak Cipta © 2015-2017 Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
SIARAN PERS
Inovasi Masa Kini, Bandung Luncurkan Aplikasi SEHAT

Sebagai wujud dari gerakan Indonesia Melayani, baru-baru ini Bandung meluncurkan aplikasi kesehatan bernama SEHAT (Sistem Elektronik Aplikasi Rujukan Terpadu) yang akan memberi kemudahan pelayanan kesehatan di Bandung. Inovasi secara digital tersebut adalah bentuk implementasi Pemerintah Kota Bandung akan konsep kota pintar atau smart city di Indonesia.

Dilansir dari laman Berita Bandung, Walikota Bandung, Ridwan Kamil meyampaikan, kehadiran aplikasi SEHAT yang dikhususkan untuk petugas kesehatan ini, memberikan kemudahan bagi dokter umum untuk konsultasi langsung ke dokter spesialis.

"Jadi nanti si dokter yang ada di klinik atau puskesmas ini akan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis melalui aplikasi SEHAT. Jadi masyarakat enggak harus ke dokter spesialis," ujar walikota yang akrab disapa Kang Emil itu, usai launching program SEHAT di Gedung Serba Guna Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Selasa (14/11/2017).

Kang Emil mengungkapkan, aplikasi tersebut nantinya akan terintegrasi antara petugas kesehatan di klinik atau puskesmas dengan dokter spesialis. Nantinya, petugas kesehatan cukup memberikan rekap medis kedapa dokter spesialis melalui aplikasi tersebut.

"Nah nanti si dokter spesialis ini akan membaca rekap media pasien yang dikirim oleh dokter di klinik atau puskesmas. Nah baru si dokter spesialisnya akan memberitahukan apa yang harus dilakukan oleh dokter di klinik, misalnya obat yang akan diberikan ke pasien," paparnya.

Selain itu, menurut Kang Emil, inovasi tersebut termasuk upaya Pemerintah Bandung dalam mengurangi kurangnya komunikasi dalam menanggulangi kendala yang selama ini terjadi di dunia kesehatan. Terlebih akan ada sebanyak 150 alat komunikasi diberikan kepada dokter spesialis dan petugas kesehatan untuk memudahkan proses komunikasi tersebut.

"Sehingga akan mereduksi miss komunikasi, akan memudahkan masyarakat tentunya. Jadi masyarakat tidak harus ke dokter spesialis, waktu lebih efisien dan hemat juga," pungkasnya

Sementara itu menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita, seperti yang dikutip di Pikiran Rakyat, menjelaskan bahwa aplikasi SEHAT ini menjadi inovasi pemerintah kota Bandung untuk pembangunan nasional khususnya dalam hal pelayanan kesehatan. Sebab aplikasi memberikan solusi terhadap akses pelayanan kesehatan yang selama ini tidak banyak didapatkan oleh masyarakat.

Rita kemudian juga menjelaskan bahwa aplikasi ini akan mampu mengurangi rujukan medis non spesialistik dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti Puskesmas ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKTRL) seperti rumah sakit atau klinik. Sehingga kehadiran aplikasi ini diharapkan bisa mengurangi angka antrian di rumah sakit dan menguatkan dokter umum di FKTP sebagai garis depan sistem kesehatan nasional. [Is]

Sumber foto: http://beritabandung.com

0
0
21
Bagaimana Tanggapanmu ?
0 Tanggapan