Hak Cipta © 2015-2017 Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
SIARAN PERS
Gerakan Kemenko PMK Bersatu Digaungkan

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) hari ini menggelar sosialiasi Gerakan Kemenko PMK Bersatu di ruang Heritage Kemenko PMK, Jakarta. Sosialisasi dibutuhkan untuk menjalin silaturahmi dan sebagai media penguatan komitmen bersama, penyatuan visi bersama untuk saling menghargai perbedaan di dalam lingkungan kerja sehari-hari.

Sosialiasi gerakan Kemenko PMK Bersatu ini dibuka langsung oleh Staf Ahli Bidang Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Ekonomi Kreatif, Sidqy Lego Pangesti. Menurut Sidqy, Sosialisasi seperti  ini tentu sangat dibutuhkan  untuk menjalin silaturahmi dan sebagai media penguatan komitmen bersama, penyatuan  visi bersama untuk saling menghargai perbedaan di dalam lingkungan kerja sehari-hari. 

“Perbedaan bukan menjadi penghalang kemajuan, melainkan didalam perbedaan terdapat kekuatan dan kemampuan  untuk membawa Indonesia kearah yang lebih baik” jelas Sidqy.

Pada kesempatan ini, sidqy  juga menjelaskan bahwa selama tiga tahun terakhir kondisi Indonesia semakin membaik. Dicontohkan, indeks  pembangunan manusia pada 2016 di Indonesia naik dari kategori sedang menjadi kategori tinggi seiring dengan adanya kenaikan indeks menjadi 70,18. Sementara peringkat daya saing Indonesia secara global naik 5 tingkat ke peringkat 36 dari 137 negara dibanding peringkat sebelumnya pada posisi ke 41 berdasarkan publikasi yang World Economic Forum (WEF). Hal ini tentunya tidak terlepas dari kerja sama pemerintah dan masyarakat Indonesia yang berkomitmen untuk bergotong royong melakukan perubahan demi meningkatkan kemajuan bangsa.

Kegiatan yang merupakan bagian dari implementasi revolusi mental dalam kehidupan sehari-hari , pada lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat,  dan juga lingkungan kerja masing-masing  ini diisi dengan harmonisasi permainan dalam musik tradisional angklung oleh seniman Joko Angklung. Peserta yang hadir dalam kegiatan ini diminta untuk memainkan alat musik angklung dan diharapkan dapat mengambil makna dari filosofi yang dikandung dalam permainan angklung yaitu untuk selalu fokus,taat , dan bersemangat.

Sementara itu, dalam laporannya, Koordinator Gerakan Indonesia Bersatu, Herbert Siagian menyampaikan bahwa tujuan diadakannya sosialisasi adalah agar seluruh pegawai di lingkup Kemenko PMK dapat memahami persatuan dan kesatuan dalam berbagai perbedaan. “ Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mempererat kerjasama yang bermuara pada peningkatan kinerja dan organisasi” ujar Herbert Siagian, Asisten Deputi (Asdep) bidang Pemberdayaan Desa Kemenko PMK RI. [Ar/pmk]

 

Sumber foto : kemenkopmk.go.id

0
0
7
Bagaimana Tanggapanmu ?
0 Tanggapan