Hak Cipta © 2015-2017 Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
SIARAN PERS
Agus Yusuf: Pelukis Berkebutuhan Khusus Yang Dikenal Hingga Mancanegara

Berasil mewujudkan impian masa kecil adalah anugerah yang tak terhingga nilainya. Perlu adanya kesungguhan dan tekat yang kuat dalam setiap langkah yang dilalui. Inilah yang telah dijalani Agus Yusuf menjadi seorang pelukis seperti yang ia cita – citakan sejak kecil.

Perjuangan Agus tidaklah mudah, melihat ia terlahir dengan kondisi tanpa tangan dan hanya memiliki satu kaki. Namun kekurangan fisik tak menghalanginya untuk tekun berlatih dengan mengandalkan mulut dan satu kakinya. Terbukti pelukis berkebutuhan khusus ini mampu membuat karya yang indah.

Seperti yang terlansir di HarianGorontalo. Agus sejak awal percaya, di balik keterbatasan fisiknya, pasti ada kelebihan yang tersimpan. Dia bersekolah hingga lulus SMP bersama anak-anak normal lainnya. Saat masih berseragam dulu, Agus tidak pernah merasa minder. Dia bahkan sering menjadi bintang kelas. ”Saya dulu juga pernah juara lomba lukis,” ingatnya.

Berbekalkan integritas dan etos kerja yang tinggi semangatnya berbuah manis. Pada tahun 1988 ia terpilih menjadi anggota tetap Aasociation of Mouth and foot Painting Artist (AMFPA) yang berpusat di Sweetderland yang membawa ia menuju jalan kesuksesan.

Memanfaatkan beasiswa dari AMFPA, Warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun ini diminta mendalami ilmu seni rupa. Dosen jurusan seni dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo diminta datang ke rumah Agus untuk memberikan ilmu melukis.

”Saya diwajibkan mengirim tiga lukisan setiap bulan. Sebenarnya capek, tapi harus mau bekerja keras kalau ingin sukses,” tuturnya.

Dua dosen kampus negeri itu menilai lukisan Agus terus berkembang dari waktu ke waktu. Dan di tahun 2013 lalu, ia diangkat menjadi associate member di AMFPA. Siapa sangka kini karya seni lukis Agus sering menghiasi galeri pameran seni lukis yang diadakan di berbagai negara seperti Taiwan, Hongkong, Thailand, Singapura, Malaysia, Austria dan Spanyol.

Berkat kegigihannya dalam mewujudkan cita – citanya,  kini Agus menjadi sosok yang mandiri dan berhasil. Bahkan kini lukisannya bernilai hingga ratusan juta rupiah.

Sumber foto :hargo.co.id

0
0
5
Bagaimana Tanggapanmu ?
0 Tanggapan